Sekura Cakak Buah Masuk Event Nasional, Caleg Lampung Barat: Sayang tak Disupport Dana, Pemkab Numpang Bangik!

11 April 2024, 14:24 WIB
Herpin, Celeg DPRD Lampung Barat yang juga Hulu Dalung (ketua hulu balang ) Kerajaan Adat Paksipak Sekala Brak Lampung Kepaksian Pernong /Foto: Dok pribadi/Waktu Lampung Online

WAKTU LAMPUNG - Calon Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung asal Dapil dua, Herpin, menanggapi statemen Pj Bupati Nukman yang mengatakan budaya warisan nenek moyang khas Lampung Barat budaya pesta sekura cakak buah menjadi agenda event nasional.

"Katanya masuk event nasional. Tapi sayang event sebesar itu tidak ada support dari pemkab," Celeg PAN yang berpeluang lolos ke parleman 2024-2029 dari dapil 2 meliputi, Batu Brak, Belalau dan Batu Ketulis yang karib disapa Mamak Pin itu kepada Waktu Lampung Online, Kamis, 11 April 2024.

Menurut Mamak Pin, support yang dimaksud adalah support dana. ''Saat ini kan tidak ada anggaran yang dialokasikan Pemkab Lampung Barat untuk gelaran Pesta Sekura ini,'' ujarnya lagi.

Dia khawatir, jika tak mendapat support dana budaya Sekura itu bakal hilang berlahan ditelan zaman.

Dia berharap pemkab tak sekadar nebeng nama atau yang disebutnya numpang bangik.

Karenanya, dia meminta ke depan pemkab juga mengalokasikan anggaran untuk pergelaran pesta Sekura ini, utamanya saat lebaran Idul Fitri.

''Pemerintah harus segera menganggarkan dana setiap tahunnya jangan hanya sekedar memberi penegasan bahwa sakura yang ada di Lampung Barat merupakan even nasional tapi tidak diberi suport, sama saja pemkab 'numpang bangik','' ujarnya yang juga Hulu Dalung (ketua hulu balang ) Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak Lampung Kepaksian Pernong itu.

Sebelumnya, Pj Bupati Nukman menyebut budaya warisan nenek moyang khas Lampung Barat budaya pesta sekura cakak buah menjadi agenda event nasional.

Hal itu ia ungkapkan saat mengikuti langsung kemeriahan halal bihalal Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit yang dikemas dalam pesta sekura cakak buah, Kamis 11 April 2024.

"Lampung Barat ini sudah memiliki dua event Nasional yang diakuin oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan yakni sekura cakak buah dan Festival Sekala Bekhak," terangnya.

Dirinya mengungkapkan hal tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lampung Barat mengingat tidak setiap daerah memiliki budaya tergolong envent basional.

"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendukung penuh kegiatan sekura cakak buah ini yang memang merupakan budaya warisan dari zaman ke zaman," tuturnya.

Ia meminta kepada lapisan masyarakat Lampung Barat agar tetap melestarikan warisan budaya nenek moyang sekura cakak buah dan menjaga tatakerama keindahan budaya yang hanya ada di bumi beguai jejama sai betik ini.

"Kita tunjukkan tatakerama keindahan budaya kebanggan kita ini dengan cara menjaga pakaian dengan sopan, jangan meminta-minta di jalur jalan dengan alesan mengamen," terangnya.

"Identiknya sekura inikan ngelimuk (mengumpulkan sampah) jadi kalo sekura membawa pohon-pohon itulah sekura jangan dimarah-marah, tapi sekuranya juga jangan buang sampah sembarangan. Bawa golok, pedang boleh tapi jangan dicabut-cabut," sebutnya.

Sebab, dikatakan Nukman mengingat pesta budaya sekura cakak buah sudah masuk dalam event Nasional maka secara otomatis dipantau langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan.

"Karena ini adalah event Nasional maka akan kita liput terus setiap kegiatan-kegiatan untuk kita laporkan ke pihak Kementerian sebab akan menjadi penilaian bagi mereka," jelasnya.

"Puncaknya akan kita lakukan pada kegiatan Festival Sekala Bekhak nanti inyak Allah di bulan Juni mendatang," tutu Nukman.***

Editor: Merli Sentosa

Tags

Terkini

Terpopuler