Duel, Seorang Pedagang di Pesawaran Lampung Tewas

- 11 November 2023, 12:47 WIB
Seorang Pedagang di Pasar Tradisional Gedong Tataan, Pesawaran Lampung Tewas Akibat Berkelahi
Seorang Pedagang di Pasar Tradisional Gedong Tataan, Pesawaran Lampung Tewas Akibat Berkelahi /Foto: istimewa/Waktu Lampung Online

WAKTU LAMPUNG - Dua pria di pasar tradisional Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, duel alias berkelahi, Sabtu, 11 November 2023, sekitar pukul 09:00 WIB.

Akibat perkelahian di Pasar tradisional Gedong Tataan itu, seorang pedagang, Aan, warga Desa Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pedagang itu diduga menderita luka terbuka akibat sabetan senjata tajam.

Seorang saksi saat kejadian perkelahian di pasar tradisional Gedong Tataan itu, Yudha, menyebut duel terjadi secara tiba-tiba.

Saat itu, Aan tengah berdagang. Tiba-tiba seorang pria yang terlihat membawa senjata tajam (Sajam) muncul dan menuju arah Aan.

"Ya mas, jadi pelaku tersebut tiba-tiba datang dan membawa senjata tajam kemudian langsung berkelahi," ujar dia.

Sejurus kemudian, pria itu menikam Aan. Aan terluka dan dikabarkan meninggal dunia.

Soal pemicu atau penyebab perkelahian itu dia tak mengetahui, namun keduanya diketahui saling kenal.

"Yang kami tahu, mereka berdua itu saling kenal. Tapi gatau apa penyebabnya pelaku membabi-buta membunuh korban," katanya.

Dikatakan, duel keduanya terjadi di pasar, di tengah orang banyak. Meski begitu tak ada yang benari melerai, khawatir terkena sabetan sajam.

"Perkelahian itu terjadi di depan orang banyak, tapi tidak ada yang berani melerai pertikaian mereka karena pelaku membawa senjata tajam," ujarnya.

Perkelahian di Pasar Tradisional Gedong Tataan itu tak ditampik Kasatreskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin.

Dikatakan, pigaknya yang menerima informasi perkelahian itu langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Polisi langsung menggelar olah TKP.

Sementara, jenazah korban telah divaaa ke rumah sakit. "Jenazah saat ini telah dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Lampung, Apriyansyah

Editor: Merli Sentosa


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah